Selasa, 15 Maret 2016

Canggih, proyektor ini mampu ubah bidang datar jadi layar interaktif

Interactive Tabletop. © theverge.com

Merdeka.com - Di event SXSW 2016, SONY dengan Future Lab-nya menelurkan berbagai prototipe yang futuristik. Setelah membuat headset canggih 'SONY Concept N,' prototipe keren yang diperlihatkan oleh SONY adalah sebuah proyektor.

Dilansir dari The Verge (13/3), proyektor ini mampu membuat benda datar apapun menjadi layar yang dapat dijadikan media interaksi. Proyektor "Interactive Trabletop" ini menggunakan konsep sensor kedalaman dan pelacakan gestur dan gerak, untuk mengetahui di mana objek diletakkan. Dengan kecanggihan ini, bahkan sebuah buku cerita, bisa dibawa untuk menjadi nyata.

SONY memperagakan perangkat ini melalui sebuah buku cerita klasik, 'Alice in Wonderland.' Dengan perangkat proyektor yang diletakkan di atas sebuah meja, gambar yang ada di buku tersebut dapat ditarik keluar dari halaman menjadi sebuah animasi, dan bisa berinteraksi dengan benda lain yang ada di atas meja. Proyektor ini juga bisa merespon tekanan jari dengan melacak arah dari pergerakan tangan kita.

Meskipun teknologi ini masih dalam tahap pengembangan, Interactive Tabletop punya potensi besar. Sangat menarik jika dalam waktu dekat ada sebuah perangkat yang mampu mengubah buku cerita, menjadi sesuatu yang lebih interaktif. Tak hanya itu, dunia game juga akan lebih berwarna jika kita bisa memainkannya di medium apapun.

Interactive Tabletop theverge.com

 
Interactive Tabletop theverge.com


Interactive Tabletop theverge.com

Interactive Tabletop theverge.com

Sebelumnya teknologi serupa dapat kita temui melalui augmented reality yang ditawarkan Microsoft HoloLens. Dengan HoloLens, tayangan televisi atau film akan lebih interaktif dengan objek yang bisa keluar dari televisi, bahkan membuat meja kita jadi objek digital.

Namun Interactive Tabletop memberi lebih dari itu. Hanya dengan memasang proyektor yang mengarah ke meja, semua bisa jadi interaktif dan bisa kita lihat dengan mata telanjang. Tanpa perlu memasang headset seperti yang diperlukan untuk mendapatkan sensasi augmented reality.

Namun SONY masih belum akan memberi detil tentang harga maupun kapan perangkat ini bisa dipakai oleh konsumen.

Aplikasi "SADIS" Ini Ancam Pekerjaanmu


Merdeka.com - Sering terhambat rasa malas ketika mengerjakan tugas kuliah atau kantor? Mungkin rasa malas punya efek yang buruk secara tidak langsung. Namun dengan aplikasi ini, kemalasan akan punya dampak secara langsung, secara sadis!

Dilansir dari Wired (14/3), "The Most Dangerous Writing App," adalah sebuah aplikasi sadis yang akan menghapus semua pekerjaan Anda jika Anda bermalas-malasan.
"Jangan berhenti. Jika Anda berhenti lebih dari lima detik, semua pekerjaan akan hilang," tulis peringatan di aplikasi tersebut.

Aplikasi ini awalnya didesain untuk menghindarkan penulis dari 'writer's block' atau kebuntuan dalam menulis yang sering sekali setiap orang alami. Namun dengan ini kita 'dipaksa' untuk tidak berhenti berpikir hingga kebuntuan tersebut terpecahkan sendiri.

Manuel Ebert, yang merupakan seorang mantan ilmuwan syaraf, adalah orang dibalik adanya aplikasi ini. Dibalik waktunya yang sudah cukup senggang, aplikasi 'sadis' ini dia rilis dengan cuma-cuma.

Ebert mendasarkan pembuatan aplikasi ini dari salah satui trik untuk memecahkan kebuntuan dalam menulis, yakni tetap menulis. Sebenarnya hal ini cukup efektif untuk menuliskan apapun yang ada di kepala kita, dan jika sudah banyak materi tulisan, langkah terakhir adalah menyuntingnya. Tentu saja, aplikasi ini menuntut kita agar tetap menulis, meski dengan cara yang sedikit kejam.

Strategi ini sebenarnya juga cukup efektif, karena kita tidak bisa kalah dengan ego. Banyak dari Anda lebih memilih menunggu inspirasi datang untuk menulis, daripada memaksa otak untuk tetap menulis.

'The Most Dangerous Writing App' tidak akan peduli teknik apa yang Anda gunakan dalam menulis, Anda hanya butuh untuk tetap menulis. Jika Anda berhenti, meski hanya dalam beberapa detik, pinggiran dari aplikasi tersebut tiba-tiba akan berwarna merah. Makin lama kita tidak mengetik, makin merah halaman aplikasi tersebut. Dalam 5 detik saja, pekerjaan yang sudah kita tulis akan terhapus, tanpa bisa dikembalikan.

Jika Anda ingin mencoba aplikasi ini, terdapat berbagai pilihan berapa waktu yang ingin Anda tempuh untuk menulis. Terdapat pilihan dari 5 menit hingga satu jam. Jika tidak mencobanya, Anda mungkin belum tahu bahwa Anda adalah orang yang luar biasa di bawah tekanan, atau tekanan justru membuat Anda pusing.

Gempur Pasar Indonesia, Asus Hadirkan 8 Laptop Baru

Asus Zenbook UX305UA (Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat)

Liputan6.com, Jakarta  Mengawali 2016, Asus mengambil langkah besar dengan menghadirkan delapan laptop sekaligus. Deretan laptop terbaru ini diperkenalkan di gelaran Asus Notebook Unveil 2016, hari ini (15/3/2016), di Hotel Le Meridien, Jakarta.

Kedelapan produk tersebut adalah Asus Zenbook UX305UA, Asus Zenbook UX303UB, Asus VivoBook Pro N552VX, Asus VivoBook Flip TP200, Asus VivoBook Flip TP301, Asus Transformer T100HA, Asus X302, dan Asus A456UF.
Dalam salah satu kesempatan, Notebook Product Manager Asus, Eva Chang mengatakan kalau Zenbook memiliki sejumlah kelebihan ketimbang laptop lainnya. "Semuanotebook Asus (termasuk Zenbook) punya Super Hybrid Engine II. Dengan fitur ini, pengguna bisa resume laptop secara instan hanya dalam dua detik," ujar Chang.
Selain itu, lanjut Chang, Asus juga menyuntikkan IceCool technology. Fitur ini berfungsi untuk membuat suhu laptop tetap dingin dan tidak mengalami overheat atau panas berlebih. Untuk urusan tampilan layar, Asus menyempatkan IPS 178 wide viewing angle yang akan memanjakan mata penggunanya.
Kemudian di sektor dapur pacu, seri Zenbook telah dibekali dengan prosesor Intel generasi terbaru, tepatnya generasi ke-6. Salah satu kelebihan dari prosesor ini adalah hemat daya.
Adapun seri VivoBook terbaru--Asus VivoBook Pro N552VX, Asus VivoBook Flip TP200, Asus VivoBook Flip TP301--memiliki kelebihan masing-masing. VivoBook Pro N552VX merupakan laptop multimedia dengan keunggulan di aspek audio dan video. Laptop berlayar 15 inci ini dibekali GPU kelas gaming laptop, kartu grafis dari Nvidia, dan RAM sebesar 4GB.
Seri VivoBook lainnya, VivoBook Flip TP200, merupakan notebook lipat dengan media penyimpanan berjenis SSD yang lebih kencang dan sunyi saat beroperasi dan hemat energi dibandingkan harddisk konvensional. Laptop dengan RAM sebesar 4GB dan prosesor Intel Pentium Braswell N3708 ini sudah dilengkapi soket USB tipe C.
Seri VivoBook selanjutnya, Asus VivoBook Flip TP301, adalah laptop convertible yang mengadopsi prosesor Intel generasi keenam dan RAM sebesar 4GB. Laptop ini dapat berubah menjadi empat bentuk, yaitu laptop biasa, tablet, dan dua bentuk lainnya dengan memutarnya hingga 300 derajat sesuai kebutuhan pengguna.

Peluncuran delapan notebook seri baru Asus. (Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat)

Beralih ke seri Transformer, Asus Transformer T100HA siap bertarung di segmen laptop 2-in-1. Laptop ini merupakan kombinasi antara laptop 10,1 inci ultraportabel dan ringan serta tablet supertipis. Daya tahan baterainya sanggup bertahan hingga 12 jam. Berkat dukungan Windows 10 Continuum, transisi dari laptop ke tablet atau sebaliknya dapat berlangsung dengan lancar.
Dua produk terbaru lainnya adalah Asus A456UF dan Asus X302. Asus A456UF adalahnotebook elegan dengan prosesor Intel generasi keenam dan soket USB tipe C 3.1. Soket tersebut saat ini belum banyak digunakan, namun di masa depan akan banyak diadopsi. Kelebihan soket ini adalah potensi peningkatan kecepatan transfer data serta ukuran dan bentuknya yang kecil dan simetris.
Terakhir, Asus X302 merupakan notebook ringkas berukuran 13,3 inci yang ditujukan bagi pengguna umum. Kendati demikian, laptop ini juga sudah dibekali Splendid Technology SonicMaster, IceCool Technology, dan sebagainya.

(Why/Ysl)

Soal Revisi UU ITE, Fraksi PAN dan PKS Paling Progresif

Liputan6.com, Jakarta - ICT Watch mencatat setidaknya ada 2 (dua) fraksi yang progresif dalam memberikan pandangan dan usulan resmi terkait RUU Perubahan UU No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yaitu fraksi PAN dan fraksi PKS.

Hal ini berdasarkan pengamatan ICT Watch, saat berlangsungnya rapat kerja bersama Komisi I DPR RI dengan pemerintah, yang diwakili oleh Menkominfo Rudiantara dan Dirjen Perundangan Widodo Ekatjahjana, 14 Maret 2016 di Gedung DPR-MPR RI Jakarta.

Fraksi PAN menegaskan, revisi UU ITE perlu dirumuskan secara cermat. “(Revisi UU ITE) bukan sekedar mengurangi angka hukumannya. Kita perlu lakukan sinkronisasi dengan perundang-undangan yang lain, terutama dengan KUHP, KUHAP, dan UU Pidana lainnya, sehingga (revisi UU ITE) ini dapat memperhatikan aspirasi publik dan memenuhi kebutuhan nasional,” demikian disampaikan Budi Youyastri.

Ditegaskan pula bahwa prinsip-prinsip dalam dunia cyber perlu diatur di dalam UU yang lebih umum. Adapun fraksi PKS secara khusus mengusulkan keberadaan pasal pencemaran nama baik di UU ITE perlu ditinjau ulang.



“Apakah (pasal pencemaran nama baik) perlu diatur juga di sini (UU ITE), mengingat soal pencemaran nama baik sudah diatur di dalam KUHP,” demikian sebagaimana disampaikan Sukamta.

Revisi ITE juga perlu memperhatikan prinsip kebebasan berekspresi, namun tetap tunduk pada batasan-batasan di dalam UU yang ada. Disampaikan pula menurut Convention on Cybercrime di Budapest tahun 2001, pencemaran nama baik tidak masuk dalam penggolongan cyber crime.

Pandangan dan usulan dua fraksi di atas merupakan terobosan pemikiran yang progresif, selaras dengan tuntutan sejumlah masyarakat sipil Indonesia terkait dengan keberadaan pasal 27 ayat 3 UU ITE.

Bahwa alih-alih hanya mengurangi angka maksimal ancaman hukuman, sebaiknya pasal pencemaran nama baik di ranah maya tersebut dicabut dari UU ITE dan “dikembalikan” ke KUHP melalui proses kodifikasi RUU KUHP yang tengah dibahas oleh Komisi III DPR RI.

Melalui keteragan tertulisnya, Selasa (15/3/2016), ICT Watch meminta agar fraksi lain di Komisi I dapat memiliki pandangan dan usulan yang progresif pula ketika terkait revisi UU ITE.




(Isk/Cas)




Sumber : Liputan6.com

Bos Alibaba Serukan Perang dengan Barang Palsu



Liputan6.com, Jakarta - Alibaba sebagai salah satu pelaku e-Commerce terbesar di Tiongkok, ternyata tidak luput dari kasus penjualan barang-barang palsu. 

Menurut catatan Reuters, pada tahun lalu, Alibaba dituntut oleh beberapa perusahaan barang mewah karena memungkinkan penjualan produk palsu mengatasnamakan merek tertentu.


Pendiri Alibaba Jack Ma ketika itu segera menanggapi tuduhan tersebut dengan mengatakan bahwa Alibaba telah melakukan upaya untuk mencegah penjualan barang-barang palsu. 


Alibaba diketahui telah menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk mengatasi penjualan barang-barang palsu tersebut.


Berdasarkan informasi terbaru, Ma dikatakan akan mengubah strategi pemberantasan penjualan barang-barang palsu di situs Alibaba. 


Dilansir Tech in Asia, Selasa (15/3/2016), pada sebuah pertemuan dengan pegawai Alibaba, Ma menuturkan perusahaan akan lebih aktif menangani kasus penjualan barang palsu ini.


Salah satu yang juga dilakukan Ma adalah dengan menyediakan dana dan sumber daya manusia yang tak terbatas untuk tim anti penjualan barang palsu. Selain itu, perusahaan juga akan mulai mengandalkan teknologi big data untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Jika sebelumnya kita terengah-engah ketika mengejar dan membunuh tikus, kali ini yang akan kita lakukan adalah membasmi lingkungan yang dibutuhkan seekor tikus untuk bertahan hidup," ujar Ma dalam pernyataan di depan tim antipenjualan barang palsu Alibaba.

Oleh sebab itu, tim antipenjualan barang palsu Alibaba akan mengejar para pemalsu dan pencuri IP ini di semua area. 


Tak hanya di Taobao, tapi juga platformsaingan seperti JD.com dan WeChat. Sekadar informasi, Taobao adalah marketplace milik Alibaba yang sering dikaitkan dengan penjualan barang palsu.


Alibaba juga bekerja sama dengan kepolisian Tiongkok untuk mengatasi masalah ini. Kerja sama ini diketahui sudah dilakukan sejak April 2015. Perusahaan telah berhasil menahan 715 tersangka penjual barang palsu.


Keseriusan Ma dalam memberantas penjualan barang palsu memang bukan tanpa alasan. Keberadaan penjualan barang-barang palsu jelas telah merusak reputasi perusahaan.
Bahkan, Alibaba mendapat tuntutan hukum dari perusahaan produsen barang, terkait keberadaan barang-barang palsu tersebut.

(Dam/Isk)

Sumber : Liputan6.com

Selasa, 01 Maret 2016

Spesial Promo Software Pemerintahan

SPECIAL PROMO
KHUSUS PEMKAB. WONOGIRI-SUKOHARJO-KLATEN-SURAKARTA-KARANGANYAR-SRAGEN
BERLAKU 1 MARET 2016 s/d 30 APRIL 2016

GRATISS...!!!  Silahkan download GoGIS ANTIVIR (Antivirus Karya CV. Giri Sahid Wonogiri) dengan

Klik DOWNLOAD

Jasa Pembuatan WEBSITE untuk Kantor Desa  : Rp. 300.000,-
No.
JENIS / NAMA SOFTWARE
HARGA PROMOSI
1.
SI ADPEND (Sistem Pelayanan Masyarakat Dan Data Induk Penduduk) 
Ket : Sudah dipakai di ± 325 Kantor Desa di JAWA TENGAH
Rp. 750.000,-
2.
SIP APBDes (Sistem Pengelolaan APBDes) 
Ket : Sudah dipakai di ± 90 Kantor Desa di JAWA TENGAH
Rp. 900.000,-
3.
SISTEM PROFILE & POTENSI DESA/KELUARAHAN
Ket : Sudah dipakai di ± 55 Kantor Desa di JAWA TENGAH
Rp. 750.000,-
4.
SISTEM PENGELOLAAN PAJAK BUMI & BANGUNAN (DHKP) 
Ket : Sudah dipakai di ± 120 Kantor Desa di JAWA TENGAH
Rp. 750.000,-
5.
SISTEM PAM SIMAS (Sistem Pengelolaan Air Bersih) 
Ket : Sudah dipakai di ± 25 Kantor Desa di JAWA TENGAH
Rp. 750.000,-


Untuk lebih jelasnya silahkan berkunjung ke situs resmi kami di  WWW.GIRISAHID.TOP